(Fanfic Review) From Those Days

[ Ulasan ini adalah salah satu hadiah untuk pemenang tantangan menulis fanfiksi yang saya adakan tiap dua minggu sekali, dengan tema “Happy Birthday Fanfiction.net!” ]

“From Those Days”



Sebuah fanfiksi Naruto yang ditulis oleh Geesha Ganita Andika dengan nama pena Hime Hoshina

Fanfiksi dapat di baca di sini

Selamat membaca, dan jika berkenan kamu juga boleh meninggalkan review :)

Saya sungguh senang karena kak Angel Bonnefoy berbaik hati menyumbangkan dua fanart untuk dua peserta Biweeklyprompt6 kali ini. Gambar keduanya juga sungguh cakep, saya senang sekali! Semoga bakat kakak bisa terus terasah sampai jadi ilustrator profesional ya ;) Wish you all the best!

Oke, kita langsung saja membahas cerita yang berkesan di dalam hati saya dengan feel yang sungguh enak. Saya rasa kak Gee dengan cepat mengerti pasar, karena saat Biweeklyprompt6 diadakan, para penggemar anime khususnya Naruto sedang membicarakan anak dari para pasangan di dalam anime tersebut. Kak Gee pun menulis sebuah fanfiksi dengan para anak tersebut menjadi tokoh utamanya.

Satu hal lagi yang membuat saya menyukai kisah ini adalah, kak Gee mengambil sudut pandang orang ketiga sebagai pengamat. Umumnya di kisah cinta yang cukup klise, penulis menggunakan sudut pandang orang pertama sebagai pelaku, sehingga membuat kisah mudah ditebak dan membosankan. Namun kak Gee mengambil sudut pandang Inojin. Saya kira Inojin yang akan menjadi tokoh utama, rupanya bukan. Selain itu, Inojin juga cukup memegang andil yang besar dalam kisah ini, walaupun bukan dia sorotan utamanya.

Secara keseluruhan plot dalam cerita ini memang klise, namun dapat dibawakan oleh kak Gee sedemikian rupa sehingga kita bisa menikmatinya. Saya suka dengan karakterisasi tokohnya yang riil, yang membuat saya dapat memahami seperti apa tokohnya. Dan karena cerita ini cukup ringan, kak Gee pun lebih mendominasikan percakapan dibandingkan deskripsi. Berbeda dengan fanfiksinya satu lagi yang pernah memenangi Biweeklyprompt sebelumnya yang penuh deskripsi. Ini bukti bahwa kak Gee mampu menyesuaikan gaya bahasanya dengan kisahnya agar bisa mengalir secara alami.

Scene yang paling saya suka adalah saat Sarada minta Boruto untuk menghapus fanfiksinya, juga di saat ending. Saya paling suka endingnya karena begitu manis, yaitu Sarada mengubah biodatanya di fanfiction.net dengan kalimat yang menyentuh. Saya juga suka dengan kalimat, “Dan kisah itu adalah kisah yang sedang kau baca saat ini.” Saya jadi merasa punya hubungan personal dengan cerita yang saya baca ini.

Menurut saya kisah romansa ini begitu manis, dan yang membuatnya istimewa adalah kak Gee mengangkatnya dari kisah nyata (!!!) Fanfiksi ini seakan menjadi penegasan bahwa cinta tak mengenal tempat; kita bisa saja menemukan jodoh kita di sebuah website tempat kita mencurahkan segala isi hati kita. Ini pun menjadi nilai plus tersendiri bagi kisahnya.

Pesan untuk kak Geesha: Kak Gee, you won again! Aku sebenarnya merasa tidak enak, takut dibilang tidak adil. Tapi kalau menurutku cerita kakak pantas untuk menerima titel pemenang :D Semoga kakak terus aktif menulis walaupun sibuk kuliah ya. Semoga kakak juga aktif membimbing anak-anak kakak (aduh, bahasanya :p) yang butuh bimbingan kakak dalam menulis. Tolong aku juga ya kak, yang masih butuh improvement ini. Wish you all the best!

Sekian review saya kali ini, saya minta maaf jika ada kesalahan. Thank you and have a nice day! :)

p.s: Oh ya, ini gambar untuk peserta yang satu lagi, yaitu Monalisa Ahiru Marybell Haruka, dibuat oleh kak Angel Bonnefoy. Cakep ya!


0 About What They Said:

Posting Komentar

Hello there my friends! Feel free to give your :
¤ Opinion
¤ Suggestion
¤ Critic
¤ Story link (so that we can give comment to each other stories!)
¤ Request (if you want me to write something, just ask!)
Remember, I’m also a struggling writer, so I’m perfectly imperfect. Your feedback are pleased =)